Category Archives: Seputar Jama’ah Panser

Kuliah Subuh, 05 Ramadhan 1437H – Ust. Teddy SM.

Dunia adalah bukan tempat kita tinggal, tapi tempat kita meninggal. Tempat tinggal kita yg hakiki ada di akhirat kelak.

Puasa secara harfiah berarti benteng. Sehingga puasa harus bisa menjadi benteng yg mampu mencegah kita melakukan perbuatan2 yg kotor atau tidak baik.

Puasa termasuk ibadah zahir, dan harus mampu mempengaruhi amalan batin sehingga menjadi lebih baik.

Allah akan memberikan kemulian kepada orang yg mampu menjaga hatinya dari penyakit seperti iri, dengki, hasut, dsb.

kultum-ust.teddy
 

 

 

 

 

 

 

 

@RizaAnshari

Kuliah Subuh 2 Ramadhan 1437H – Ust. Subky Jazuli

1. Tujuan berpuasa adalah untuk menjadi orang yang bertaqwa.
2. Bertaqwa adalah mengerjakan segala perintah allah serta menjauhi yg dilarang allah.
3. Puasa adalah contoh yang baik untuk keluarga khususnya untuk anak.

Jibril menyampaikan kepada rosulullah bahwa barangsiapa yg setelah lewat bulan ramadhan tidak mendapat apapun (menyia-nyiakan bulan ramadhan) dan kemudian meninggal dunia, maka insya allah ia akan dimasukkan allah ke dalam neraka.

Barangsiapa yg bergembira dengan datangnya bulan ramadhan, insya allah akan masuk syurga.
Ciri orang yg bergembira datangnya bulan ramadhan di antaranya :
1. Mempersiapkan dengan sungguh2 untuk menyambut bulan ramadhan.
2. Mengisi bulan ramadhan dengan ibadah dan amal soleh.

Tingkah laku orang tua adalah contoh bagi anak, baik itu tinggbr2kah laku terpuji maupun buruk.

*
@RizaAnshari

Gemar Memakmurkan Masjid, Sifat Orang Beriman

Allah Ta’ala berfirman:

{مَا كَانَ لِلْمُشْرِكِينَ أَنْ يَعْمُرُوا مَسَاجِدَ اللَّهِ شَاهِدِينَ عَلَى أَنْفُسِهِمْ بِالْكُفْرِ أُولَئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ وَفِي النَّارِ هُمْ خَالِدُونَ. إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلا اللَّهَ فَعَسَى أُولَئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ}

Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain Allah, maka merekalah yang termasuk golongan orang-orang yang selalu mendapat petunjuk (dari Allah Ta’ala)” (QS At-Taubah: 18).

Ayat yang mulia ini menunjukkan besarnya keutamaan memakmurkan masjid yang didirikan karena Allah Ta’ala, dalam semua bentuk pemakmuran masjid, bahkan perbuatan terpuji ini merupakan bukti benarnya iman dalam hati seorang hamba.